Alasan Mengapa Mobil Sekarang Ini Mudah Penyok!


Mobil keluaran terbaru di kancah dunia industri otomotif memiliki tampilan bodi yang lebih tipis daripada mobil tahun 2000-an. Ada tanggapan bahwa mobil saat ini berpelat lebih tipis dibandingkan mobil yang sudah cukup lama. Terlihat dari sebuah peristiwa Toyota Fortuner yang tengah mengalami kerusakan pada bagian depan saat terjadi sebuah kecelakaan di jalan tol. Dimana mobil SUV tersebut tengah mengalami kerusakan setelah menabrak mobil Volvo tua yang malah tidak mengalami kerusakan sedikit pun.

Dimana pengamat Otomotif dan Akademisi serta Institut Teknologi Bandung, bernama Yannes Martinus Pasaribu yang membenarkan bahwa mobil saat ini memiliki pelat bodi yang lebih tipis, dan memiliki teknologi yang lebih maju.Yannes juga mengungkapkan bahhwa “Adanya rancangan struktur dan kkulit metal yang ada pada bodi mobil sekarang ini sehingga sudah semakin berkembang pesat. Dan jika dahulu semua dibuat dari pelat tebal akibat adanya keterbatasan teknologi pada zamannya,” seperti ungkapnya pada hari Rabu, 16 September 2020.

Mobilk berteknologi struktur yang lebih lama menggunakan pelat yang lebih tebal dan hal ini yang membuat mobil ini kuat dan tidak mudah penyok. Ketebalan pelat ini juga mempengaruhi konsumsi penggunaan bahan bakar. Dimana mobil zaman dahulu yang memiliki pelat lebih tebal akan lebih mudah boros terhadap penggunaan bahan bakar (BBM) diubandingkan mobil keluaran terbaru saat ini.

Dampak lainnya, juga bisa kalian lihat dari ketebalan pelat metal yang sudah digunakan mobil semakin berat dan harus disematkan pada mesin penggerak dengan menggunakan kapasitas mesin yang lebih besa, hal ini akan membuat pengguna sering mengeluh akibat penggunaan baghan bakar (BBM) yang lebih mudah boros. Dimana Yannes juga melanjutkan bahwa bodi mobil yang mudah penyok itu diakibatkan bagian dari pada sistem keselamatan yang sudah tersemat dalam sebuah mobil. Kekuatan mobil saat ini berada di struktur rangkanya, yang mana setidaknya ada dua struktur rangka yang tersemat pada mobil penumpang, yaitu ladder dan juga monokok.

Dimana sekarang ini semuanya sudah berubah dan dimana pendekatan rancangan struktur mobil sudah terbagi atas dua secara tegas, yaitu main cage structure yang terbuat dari bahan material baja yang sudah diperkeras dengan menggunakan rigid yang dapat melindungi penumpang yang ada dalam kabin dengan cara semakisimal mungkin.

Body shell yang tersemat dalam mobil ini menggunakan bahan material yuang terbuat dari pelat pelat baja tipis dengan menggunakan beban total bahan material yang harus didorong dengan menggunakan motor penggerak yang semakin ringan.

Kemajuan teknologi yang tersemat pada mobil ini juga sudah mengurangi kapasitas cc mesin yang mampu meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar (BBM). Crumple zone yang ada di bagian depan dan belakang mobil ini juga sudah menggunakan bahan material yang terbuat dari bahan yanglebih ringkih untuk bisa menyerap energi momentum tabrakan bahkan tersedia juga bagian bumper dan kap mesin serta bagasi yang terbuat dengan bahan yang lebih tipis dengan mengurangi dampak cedera bahkan saat menabrak sekalipun.

Engineering yang tersemat dalam mobil ini juga mampu menghasilkan desain mobil dengan ketebalan pelat bodi yang lebih tipis. Sehingga dampaknya membuat kesan tersedniri bagi para konsumen pengguna mobil bahkan jika mobil terserempet atau sedikit saja sangat mudah penyok.

Hal ini yang membuat mengapa mobil saat ini lebih mudah penyok dibandingkan mobil era dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *