Sejarah Mazda Rx-7


Berbicara soal Mazda RX-7, tentu kita tidak bisa mengesampingkan mesin Wankel Rotary yang ikonik dengan pabrikan Jepang itu. Semuanya dimulai pada 1961, di mana Mazda dan NSU Motorewenke AG menandatangani MOU pengembangan mesin rotary, yang terkenal bertenaga namun sangat rawan akan permasalah, karena pada mesin rotary yang tidak pada umumnya di indonesia ini. Membuat spare part yang di gunakan oleh mobil ini susah di dapatkan.

Mazda RX 7 menjadi sportcar yang terbilang murah dibanding mobil bertema sejenis. Tidak heran jika ada yang menjadikan mobil ini sebagai koleksi. Selain sporty, sportcar tipe ini sangat nyaman untuk dijadikan permainan slot gacor hari ini serta menjadi  kendaraan sehari-hari. walaupun suara pada raungan mesin ini sangatlah garang yang membuat seakan mobil ini seperti mobil balap.

Setelah enam tahun mengembangkan mesin rotary, Mazda akhirnya menemukan solusi dari masalah mesin rotary, dan memasangkan mesin tersebut pada sportscar Mazda Cosmo, yang pertama kali diperkenalkan pada Tokyo Motor Show 1964, dan baru diproduksi Mei 1967.

Penjualan Mazda RX-7

Di Jerman, terjual sekitar 6.000 unit dan menempatkan Mazda RX-7 di posisi terdepan di antara semua coupe sport bermesin rotary.

Mazda RX-7 yang atletis ini tidak hanya menjadi hit dalam statistik penjualan, bahkan mengalahkan saingan terberatnya, yaitu Porsche 924, di Amerika Utara.
Mazda RX-7 juga menjadi yang terbaik di arena balap. Lebih dari 100 kemenangan dan lima kejuaraan yang dimenangkan.

Sejarah Singkat

Mobil ini menuai pujian di media Amerika Serikat sejak 1978 sebagai penemuan kembali mobil sport yang terjangkau. Dianugerahi penghargaan sebagai mobil berorientasi masa depan nanti.

Mazda RX-7 dirayakan dengan antusiasme yang sama saat tiba di ruang pamer dealer Mazda di Jerman pada musim semi 1979.
Mobil yang terbakar ini merupakan generasi ketiga dari Mazda RX-7.

Kalau anak mobil biasanya menyebutnya dengan RX-7 FD yang merupakan kode bodinya.
Mazda RX-7 FD diproduksi sekitar tahun 1992-an hingga 2002 sebelum digantikan oleh RX-8.
Coupe ini merupakan generasi penerus dari RX-7 Savanna yang disebut juga dengan RX-7 FC.

Siluetnya, mobil sport ramping berbentuk baji dengan pintu belakang kaca yang sangat besar. Dibekali mesin piston rotary baru yang ringkas di posisi tengah depan.
Mazda RX7- langsung memikat banyak penggemar di negara ini. Hampir 500 ribu unit mobil 2+2 ini terjual di seluruh dunia pada 1985.
Hampir seluruh bodi gosong akibat dilahap si jago merah yang menyambar dari mesin yang panas. Karena rotary mengakibatkan suhu yang berlebih.
Mulai dari eksterior, interior, sampai bagian mesin juga menjadi hitam akibat kebakaran ini.
Padahal mobil buatan merek asal Jepang ini memiliki sejarah panjang hingga namanya membekas diingatan para petrol head.